logoblog

Cari

Pintu Air Dibuka, Tiga Kecamatan Khawatir

Pintu Air Dibuka, Tiga Kecamatan Khawatir

Chairil Anwar_Sakra,  Efek dari dibukannya salah satu pintu keluar air di bendungan Pandan Duri yang disebabkan jumlah debit air yang menigkat akibat

Pengaduan Infrastruktur

Chairil Anwar
Oleh Chairil Anwar
01 Mei, 2015 18:20:57
Pengaduan Infrastruktur
Komentar: 0
Dibaca: 9986 Kali

Chairil Anwar_Sakra; Efek dari dibukannya salah satu pintu keluar air di bendungan Pandan Duri yang disebabkan jumlah debit air yang menigkat akibat meningkatnya jumlah curah hujan di penghujung april kemarin kali ini meminta tumbal.

Salah seorang petani yang saya jumpai di kawasan kecamatan sakra mengaku khawatir akibat sudah dua hari air disawahnya kering, disebabkan tidak adanya air pada saluran irigasi yang mengalir terutama melalui kesubakan yang bernaung dibawah P3A (Perhimpunan Petani Pemakai Air) wilayah pandan Duri.

Amaq Olga mengaku khawatir kalau sampai beberapa hari tidak ada aliran air dikesubakannya maka besar kemungkinan padi yang di tananmnya pekan lalu akan mati kering.

Selain itu kondisi tanaman padi di kecamatan sakra, sakra barat,keruak,jerowaru, juga bisa kering, karena waduk atau penampungan air sementara yang di bangun sebelum dioperasikannya terowongan yang di bangun dua tahun lalu di bendungan pandan duri  kemarin jebol, sedangkan terowongan yang dibangun untuk mengairi P3A wilayah Pandan Duri pengerjaannya belum dilanjutkan tutur pekasih yang saya kompirmasi tadi malam.

Apabila kondisi ini akan dibiarkan berlanjut besar kemungkinan kejadian musim tanam beberapa bulan kemarin juga akan berakibat pada penurunan jumlah persentase pendapatan gabah petani tambah pekasih Muhamin.

Dikatan muhamin bahwa pada saat kekurangan curah hujan bulan desember januari lalu semua petani di empat kecamatan di lombok timur bagian selatan berbondong-bondong mengerjakan pembuatan penampung air agar wilayahnya bisa di aliri air, hanya karena laporan beberapa orang saja yang takut rumahnya terendam di pemukiman dekat kawasan genangan air di pandan duri akan menyengsarakan petani di empat kecamatan, sesalnya.

 

Baca Juga :


Selain itu apabila kondisi ini akan dibiarkan terus berlarut-larut mobilisasi warga bisa saja terjadi bila hujan tidak turun lagi beberapa hari ini, jelasnya. ()-01

 (Abu Ikbal)

 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan