Kondisi Dermaga Bajo Semakin Parah

KM Wadupa’a: Kondisi ruas dermaga Desa Bajo Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima semakin parah. Akibatnya,  aktivitas bongkar muat termasuk akses pengendara menuju ujung dermaga terganggu. Sejumlah warga mendesa Pemerintah Kabupaten Bima segera membenahi fasilitas tersebut. Sebelumnya dermaga tersebut dibenahi dengan anggaran dari Kementrian Pembangunan Daerah Tertinggal

Warga Soromandi Yuyun Kurniawati mengatakan,akibat kondisi dermaga yang becek dan  tidak sedikit pengendara terutama pengojek yang terjatuh dan tercebur ke laut. Bahkan beberapa di antaranya ada yang pernah sampai mengalami luka serius sehingga mesti ditangani di Puskesmas.  “Kami minta agar segera dibenahi. Jangan tunggu korban semakin banyak,” desak anak nelayan ini.

Kondisi ruas dermaga yang mulus hanya beberapa bulan dibenahi menggunakan anggaran dari Kementrian PPD. Setelah itu bergelombang dan saat musim hujan kerap becek. Akibat kondisi dermaga yang seperti itu, umumnya nelayan, penumpang boat dan pengepul ikan terpaksa berjalan di bagian pinggir dinding dermaga. “Sebenarnya sudah dari dulu kami minta agar dibenahi, tapi sampai sekarang belum juga dibenahi,” ujarnya.

Desakan yang sama juga disampaikan pengojek, Andi Gunawa. Ia meminta pihak legislatif dan Pemerintah Daerah segera mengalokasikan anggaran untuk membenahi dermaga Bajo. “Kita yang muat angkutan kesulitan, harus pelan-pelan sekali saat lewati jalan di dermaga yang berlubang. Tetap cemas, karena takut tiba-tiba jatuh ke laut karena jalan bergelombang bikin laju kendaraan tidak stabil,” katanya.

Sebelumnya secara terpisah, anggota Dewan Perwakilan Daerah Kabupaten Bima, Drs H Mustahid MM mengisyaratkan, tahun anggaran 2014 legislatif dan eksekutif sepakat dan mengalokasikan anggaran untuk membenahi dermaga di Desa Bajo Kecamatan Soromandi. “Kita alokasikan untuk membenahi dermaga,” ujarnya di kantor Pemkab Bima belum lama ini. (FS/MID)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru