Pembangunan Jembatan Terhambat

Pembanguan infarastruktur di Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur terus diperhatikan sampai ke pelosok-losok sehingga kebutuhan masyarakat dapat terealisasi dengan cukup. Seperti pembangunan jembatan Sambi Elen yang menghubungkan Desa Dadap dengan Desa Labu Pandan dan desa-desa yang ada di Kecamatan Sambelia.

Dengan pembangunan jembatan tersebut yang dimulai sejak awal tahun 2012 sampai saat ini 2014 belum terselesaikan. Sebenarnya masyarakat menaruh harapan besar akan pulih kembali pertumbuhan perekonomian desa mereka yang selama ini harus menunggu surutnya air sungai baru bisa menyeberangi sungai Sambi Elen tersebut dikarenakan tumpahan air gunung dengan intensitas air hujan yang sangat besar dan berhari-hari sehingga menghanyutkan badan jalan sekaligus menghanyutkan jembatan sambi Elen Desa Labu Pandan Kecamatan Sambelia.

Selain itu dampak dari kerusakan jalan dan jembatan tersebut mengakibatkan biaya angkut hasil panen dan lain sebagainya menjadi lebih besar dibandingkan sebelumnya. Hal ini sampai sekarang masih dikeluhkan oleh masyarakat yang memanfaatkan jalan dan jembatan Sambi Elen tersebut sebagai jalur sumber penghasilan bagi masyarakat sekitarnya.

Jalan dan jembatan tersebut dihayutkan oleh banjir bandang yang datang dari gunung melalui sungai yang menghubungkan sungai Sambi Elen dengan sungai Sambelia, karena intensitas air hujan yang begitu besar di bukit Sambelia sehingga jembatan Sambi Elen yang ukurannya saat itu kecil tidak bisa menahan tekanan air yang besar dan deras disertai dengan batu-batu sehingga menutup lubang jembatan dan mengalir lewat atas jembatan, karena material yang dibawah oleh banjir bandang tersebut begitu kuat sehingga jembatan dan jalan tergerus hanyut sampai sungai melebar menjadi 50 meter padahal sebelumnya hanya memiliki lebar sekita kurang lebih 15 meter.

Kini jembatan Sambi Elen yang dinanti-natikan oleh masyarakat yang sebenarnya bisa secepatnya difungsikan untuk berbagai kegiatan masyarakat, ternyata terhambat pengerjaannya karena pelaksanaan Pilkada Lombok Timur beberapa waktu yang lalu, yaitu pada tahun 2013 dengan bergantinya pimpinan daerah maka kebijakan dan program pun ada perubahan, sehingga kemungkinan kebijakan pimpinan daerah yang baru di Lombok Timur ada perubahan sehingga pengerjaan jembatan Sambi Elen pun menjadi terhenti beberapa saat, tepat pada pertengahan tahun 2013.

Pengerjaannya baru muali berjalan lagi pada tahun 2014 ini sehingga jembatan tesebut belum dapat difungsikan oleh masyarakat karena belum sepenuhnya selesai dan belum dihotmik sehingga penggunan jalan masih menyeberangi sunggai untuk menjalankan aktifitasnya sehari-harinya.

Tetapi  jika terjadi hujan maka pengguna jalan atau masyarakat selalu berhati-hati menyeberangi sungai tersebut karena takut akan terseret oleh banjir bandang yang kemungkinan besar akan memakan korban jiwa bahkan menurut Menjeli salah seorang masyarakat Labu Pandan ketika terjadi banjir bandang masyakat berbondong-bondong mengungsi ke lokasi yang lebih aman karena takut akan terkena akibat dari banjir bandang tersebut.

Selain itu menurut keterangan Dedi Hermasyah salah seorang masarakat Dusun Pulur Desa Labu Pandan yang juga berprofesi sebagai guru di sekolah menengah di Kecamatan Sambelia yang sering menyeberangi sungai tersebut jika musim hujan maka dia tidak melewati atau tidak berani menyeberangi sungai tersebut melainkan Dedi harus memutar motornya melalui jalan alternative yang jarak tempuhnya lebih jauh dan dengan jalan yang berbatu-batu sehingga untuk mencapai tujuan tentunya lebih lama jika dibandingkan dengan melewati jembatan Sambi Elen tesebut.

 Harapan masyarakat Desa Dadap dan desa-desa lain di kecamatan Sambelia yang menghubungkannya yaitu mengharapkan secepatnya jembatan Sambi Elen dan jalan-jalannya dapat selesai dikerjakan tentu dengan harapan tidak mengurangi kualitas kekuatan bangunannya sehingga pemanfaatannnya dapat sesuai dengan waktu yang telah diperkirakan oleh para perancangnya atau arsiteknya.(Aponk/03)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru