Jembatan Rensing Bat Butuh Perhatian

KM. Krens Lotim. Perekonomian masyarakat akan semakin membaik ketika infrastruktur bagus sebagai bagian dari persyaratan dalam mencapai kesuksesan. Tetapi bagaimana jika sarana dan prasarana tersebut tidak pernah dilirik oleh pihak - pihak tertentu termasuk pemerintah daerah yang merupakan tanggung jawab wilayahnya dalam hal tersebut. 

Jembatan penghubung wilayah Desa Rensing Raya dan Desa Rensing Bat yang dirintis dan dibangun sekitar tahun 70-an oleh tokoh masyarakat dibawah pimpinan  TGH. Muhammad Fadil (alm) bersama masyarakat sekitar dengan swadaya murni masyarakat. 

Sinayang, saat itu sebagai penanggung jawab pembangunan berkeyakinan bahwa jembatan ini akan selesai dibangun walaupun tanpa ada bantuan dari pihak luar. 

Ketika ditanya tentang pendanaannya oleh sebagian masyarakat, Sinayang dengan tegas mengambil kesimpulan bahwa jembatan ini tuntas melalui pengajian yang dipimpin langsung Bapak TGH. Muhammad Fadil setiap hari Selasa pagi di atas jembatan tersebut. 

Jembatan yang merupakan peninggalan bersejarah ini, kini sudah sangat memperihatinkan. Oleh masyarakat 2 (dua) desa ini dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah sehingga gunungan sampahpun terlihat dibawah jembatan. Disamping itu terlihat disisi sebelah utara dan selatan jembatan terlihat sudah retak dimakan usia. 

Pengakuan Sinayang, jembatan ini tidak menggunakan besi sebagai tulangnya, hanya batu, kapur dan pasir ditambah sedikit campuran semen sebagai bahan dasar pembangunan tersebut. Walau demikian Sinayang berkeyakinan kekuatan jembatan ini bertahan sampai ratusan tahun, namun ternyata belum seabad sudah terlihat tanda - tanda yang menghawatirkan. 

Muhammad Hilmi, SE, Kepala Desa Rensing Bat ketika dikonfirmasi tentang keberadaan jembatan tersebut mengaku pernah berkali - kali mengkomunikasikan tentang hal tersebut kepada pihak terkait dan pernah mengusulkan melalui PNPM baik ditingkat desa, kecamatan dan bahkan secara langsung kepada Wakil Bupati Lombok Timur. 

Kepada pihak yang mempunyai kewenangan dalam hal ini, atas nama masyarakat sangat mengharap jika infrastruktur ini diperhatikan dengan serius. Semoga bhakti dan usaha kita menjadi bagian dari ibadah kita kepada sang khaliq. wassalam. (MA). 

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru