Proyek Draenase Sungai Langgawu Dipertanyakan

KM.RUNGGU-Pekerjaan rehabilitasi sungai Langgawu Desa Roi Kecamatan palibelo, dipertanyakan warga. Paslanya, pekerjaan itu siluman tanpa ada papan informasi dan pemerintah desa dan PBD tak tahu kontraktor pelaksananya.

Awajaitun yang ditemui di lokasi kegiatan rehabilitasi mengatakan bahwa, pekerjaan drainase di DAM Langgawu dipertanyakan warga. “Jangankan warga Pemerintah desa dan BPD Roi tak tahu siapa yang mengerjakannya.  Ditanya pekerja, jawabanya tak tahu, aneh bin ajaib,” Herannya Awajaitun.

       Lanjutnya, warga inginnya pekerjaan drainase dan talud dikomunikasikan dengan warga. Melihat kondisi yang ada sekarang, pekerjaan talud bukanya memperlebar badan sungai, tapi mempersempit. Sungai Langgawu dengan DAM Langgawunya merupakan muaranya  air sungai dari Sungai Roka, Ncera dan Parado. “Tiga sungai akan bermuara di DAM Langgawu, kita takutkan musim hujan nanti air sungai dari tiga sungai tersebut akan meluap. Otomatis akan meresahkan warga petani pemilik lahan disekitar bantaran sungai Langgawu, karena daya tampung kecil.” ungkap Awajaitun.

       Sedangkan Kades Roi, Nurdin Ishaka mengatakan dirinya selaku pemerintah desa

belum dikonfirmasi oleh kontraktor terkait pelaksanaan rehabilitasi talud dan drainase sungai La Nggawu. “Saya tak diberitahukan bahwa ada pekerjaan rehabilitasi Sungai Langgawu, sehingga warga mencurigai ada konspirasi saya selaku kades dengan kontraktor, sangat saya sesalkan masuk wilayah orang tanpa permisi” ungkap Nurdin.

       Lanjutnya, kegiatan pembangunan di wilayah Roi sekarang tak ada pemberitahuan dari pihak kontraktor. Warga dikagetkan adanya aktifitas pembangunan. “Kita inginkan adanya pemberitahuan awal dong, selama ini kontraktor datang kelihatan muka dan selesai kegiatan tinggalin punggung. Lucu birokrasi kontraktor sekarang,” Sesal Nurdin. (RIS) - 01

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru